Sejarah Jawatan Banyuwangi, Mulai Masa Penjajahan Hingga Kini

Siapa yang tak mengenal Jawatan Banyuwangi? Destinasi wisata yang berada di Benculuk ini menyimpan misteri tersendiri, lho. Untuk itu, bagi masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya, rasanya kurang afdal jika tak mengetahui sejarah Jawatan Banyuwangi.
Konon, tempat wisata yang lebih akrab disebut De Djawatan ini telah ada sejak masa penjajahan Belanda, sehingga memiliki sejarah cukup penting.
Nah, jika ingin tahu lebih lanjut mengenai sejarah Jawatan Benculuk, yuk simak selengkapnya dalam artikel berikut!
Sejarah Jawatan Banyuwangi
De Djawatan atau Jawatan adalah wisata alam yang berada di Banyuwangi dan cocok dikunjungi untuk menghilangkan penat atau sekadar berlibur.
Namun, tahukah kamu bahwa tempat wisata ini menyimpan sejarah yang panjang? Yup, wisata alam di Banyuwangi ini telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Berikut ini kisah sejarah Jawatan Banyuwangi.
1. Zaman Kolonial
Sebagaimana penjelasan sebelumnya, De Djawatan telah ada sejak masa penjajahan Belanda sebagai tempat pengelolaan kayu di bawah pengawasan Perhutani.
Hal itu karena Jawatan memiliki pohon trembesi yang terkenal akan kayu kuatnya serta tahan lama, sehingga keberadaannya cukup penting.
Sekitar tahun 1951-1962, dibangun gedung tua bekas kantor pengelolaan kereta api yang dulunya beroperasi di kecamatan-kecamatan di Banyuwangi.
Kini, kamu masih bisa melihat Sepur Klutuk atau kereta tua di Jawatan sebagai saksi sejarah perjalanan tempat wisata tersebut.
Dulunya, kereta tersebut dimanfaatkan sebagai transportasi pengangkut hasil bumi serta kayu untuk diantarkan dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Di samping itu, kawasan hutan yang memiliki luas sekitar 5,2 hektar ini mempunyai sumber pasokan listrik pribadi, sehingga menunjukkan bahwa area tersebut memiliki peran penting dalam bidang transportasi kereta api maupun industri kayu.
2. Kawasan Wisata
Seiring berjalannya waktu, fungsi Jawatan Benculuk yang semula sebagai pusat pengelolaan kayu serta jalur kereta api mengalami perubahan menjadi destinasi wisata.
Kawasannya berupa ruang terbuka hijau ini dimanfaatkan untuk upaya konservasi sekaligus rekreasi berkonsep wisata alam.
Perubahan tersebut mulai diterapkan sejak awal tahun 2000-an. Pihak pengelola berusaha untuk tetap mempertahankan keasliannya sepanjang mengembangkan destinasi wisata alam ini.
Pohon-pohon trembesi raksasa yang menjulang tinggi membuat suasana Jawatan terasa lebih sejuk dan menyerupai film fantasi.
Pada 2018, De Djawatan akhirnya secara resmi dibuka sebagai destinasi wisata oleh pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi dengan menggandeng Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi.
Saat ini, De Djawatan dikenal oleh masyarakat luas sebagai wisata tujuan untuk liburan, aktivitas fotografi, piknik, dan lainnya.
Hal Unik yang Dipertahankan De Djawatan Banyuwangi
Jawatan bukan hanya menyimpan sejarah panjang dan penting di masa lalu, tetapi beberapa hal uniknya juga masih bertahan sampai saat ini.
Adapun sejumlah hal unik yang dipertahankan De Djawatan Banyuwangi adalah sebagai berikut.
1. Sepur Klutuk
Sepur Klutuk adalah salah satu peninggalan De Djawatan yang telah ada sejak masa penjajahan Belanda.
Kereta tua ini dulunya digunakan sebagai pengangkut hasil bumi dan kayu, tetapi kini sudah tidak beroperasi lagi.
Menariknya lagi, bengkel serta teknisi yang menjaga kereta tersebut masih ada, sehingga keberadaan Sepur Klutuk diupayakan tetap lestari.
2. Sumber Listrik Mandiri
De Djawatan Banyuwangi memiliki keunikan tersendiri, yakni memiliki sumber listrik mandiri sejak masa pemerintahan Belanda.
Sampai saat ini, pasokan listrik tersebut masih ada dan menunjukkan masa kejayaan De Djawatan di zaman dahulu yang terkenal sebagai pusat industri cukup maju.
3. Pohon Trembesi
Pohon trembesi yang berusia ratusan tahun di Jawatan masih bertahan sampai sekarang dan membuat kawasan wisata tersebut tampak asri. Akar-akarnya yang besar menjalar ke tanah dan membuat pemandangan terasa lebih eksotis.
Pepohonan tersebut juga menjadi habitat bagi sekumpulan serangga serta burung-burung. Banyak wisatawan datang ke tempat wisata ini untuk piknik, berfoto, dan menghirup udara segar.
Baca juga: Bobocabin Ijen Banyuwangi: Lokasi, Harga, dan Daya Tariknya
Demikian informasi terkait sejarah Jawatan Banyuwangi dan hal unik yang masih dipertahankan.Bagi kamu yang ingin berlibur ke De Djawatan, yuk nikmati pengalaman berwisata dengan seru bersama Discover Banyuwangi!
Untuk kamu yang mau liburan ke Banyuwangi, Discover menyediakan berbagai paket wisata Banyuwangi. Paket yang tersedia:
Kategori Artikel
- Air Terjun (14)
- Artikel (26)
- budaya (13)
- Camping (8)
- Gunung (18)
- Homestay (10)
- Hotel (18)
- Hutan (26)
- Kuliner (29)
- Pantai (51)
- Sejarah (21)
- taman nasional (13)
- tips (27)
- Transportasi (22)
- waduk (7)
Hotel
Hemat & Seru: Kelebihan Ikut Open Trip Banyuwangi Murah
Eksplorasi Banyuwangi: Tujuan Wisata Ramah Rombongan & MICE
Kustomisasi Paket Wisata Banyuwangi: Hemat Budget & Pas Durasi
Girls Trip Banyuwangi: Spot Estetik & Kuliner Hits!
Liburan Hemat ke Banyuwangi: Tips & Destinasi Murah
Panduan Lengkap Wisata Banyuwangi untuk Pemula (Update 2026)
Itinerary Banyuwangi 3 Hari 2 Malam: Efektif dan Anti Ribet
Banyuwangi Festival 2026: Jadwal Lengkap Banyuwangi Attraction 2026
6 Daya Tarik Villa Solong Banyuwangi, Bisa Menikmati Sunset!
7 Hotel Banyuwangi View Pantai, Tawarkan Panorama Indah!
Kuliner
Oleh-Oleh Khas Banyuwangi: List Populer yang Wajib Dibawa Pulang
Hemat & Seru: Kelebihan Ikut Open Trip Banyuwangi Murah
Eksplorasi Banyuwangi: Tujuan Wisata Ramah Rombongan & MICE
Kustomisasi Paket Wisata Banyuwangi: Hemat Budget & Pas Durasi
Girls Trip Banyuwangi: Spot Estetik & Kuliner Hits!
Artikel Terbaru